Leganes Hampir Mengalakan Real Madrid

Leganes Hampir Mengalakan Real Madrid

Prediksimafiabola.com – Real Madrid di bawah kendali Zinedine Zidane tampaknya tidak stabil. Los blancos hampir mengalahkan Leganés di Liga 2018-2019 dan berlanjut pada Selasa (16/6/2019) dini hari WIB. Dalam pertandingan itu, pasukan Zidane hanya bisa meraih hasil imbang 1-1. Gol tuan rumah diciptakan oleh Jonathan Silva, sementara Karim Benzema melemparkan gol oleh Los Blancos.

Sejak menit awal Real Madrid langsung bermain menekan dengan tempo cepat.

Pada menit ke-9, Los Blancos mencoba peruntungan untuk mencetak gol. Isco memberikan umpan sempurna kepada Marco Asensio, namun tendangan dari pemain berusia 23 tahun itu, nyatanya masih melemah.

Mendapati peluang pertama dengan cepat, membuat El Real terlihat percaya diri untuk bisa segera mengubah papan skor.

Namun, skuat asuhan Zinedine Zidane yang bisa mendominasi jalannya pertandingan, masih sulit mencari celah untuk merobek gawang Ivan Cuellar.

Penghujung babak pertama, Real Madrid masih kesulitan untuk kembali membuat peluang tendangan ke gawang. Unggul penguasaan bola, nyatanya El Real terus menemukan jalan terjal ketika ingin menggelabui Cuellar.

Secara tak terduga, Real Madrid yang agak sedikit mengendurkan permainannya, justru harus tertinggal 0-1, ketika tendangan jarak jauh Jonathan Silva gagal dibendung Keylor Navas.

Baca juga : Jurnalis-Jurnalis Menjadi Lawat Berat Liperpol Kali Ini

Tertinggal 0-1, Real Madrid menggempur pertahanan Leganes. Hasilnya mereka bisa menyamakan kedudukan di menit-55, saat sepakan Karim Benzema gagal dihadang Cuellar.

Bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1, permainan Real Madrid mulai alami perubahan. Anak asuh Zizou, dapat mengunci pergerakan lini serang dari Los Pepineros. Kendati begitu, keseringan mengutak-atik bola terlalu lama, membuat Los Blancos justru jarang menciptakan peluang yang berarti.

Real Madrid, justru nyaris kembali alami kebobolan setelah Silva mempunyai kesempatan emas untuk mencetak gol. Untungnya, sundulannya kerasnya masih jatuh tepat di tangan Keylor Navas.

Tidak mau kalah dengan Leganes, Los Blancos mulai mencoba membuka peluangnya dalam mencetak gol. Menit-70, Dani Carvajal memberikan umpan terarah kepada Federico Valverde, nahasnya Cuellar masih dengan mudah menangkapnya.

Nasib sial justru menerpa Madrid. Menit-83, El Zhar bisa menceploskan bola ke gawang Navas, dan membawa Leganes unggul 2-1. Beruntungnya, setelah wasit kembali melihat melalui VAR (Video asisten wasit), El Zhar nyatanya telah dalam posisi offside, dan membuat wasit memutuskan untuk menganulir golnya.

Pada menit-89, Madrid juga nyaris kecolongan ketika lini pertahanannya amat rapuh. En-Nesyri yang hanya tinggal melewati Navas, tetap gagal mengubah papan skor dikarenakan Varane bergerak cepat untuk menghentikan sepakannya. Hasil imbang membuat Real Madrid makin tertinggal dari Atletico Madrid yang ada di posisi runner-up sementara La Liga Spanyol.

bola bola

Tiemoue Bakayoko Akan Tetap Di Pertahankan Club AC Milan

Rediksibola88dunia.com –  Direktur AC Milan Paolo Maldini tidak menyangkal bahwa Tiemoue Bakayoko mengalami masa sulit dengan AC Milan. Namun, Maldini memastikan bahwa Milan sekarang akan berjuang untuk mempertahankan pemain di San Siro. Tiemoue Bakayoko bergabung dengan Milan pada awal musim 2018/19. Milan membawa sang pemain dengan status pinjaman dari Chelsea. Bakayoko tidak bermain bagus saat di Chelsea, dia pun tidak masuk dalam skema pelatih Maurizio Sarri.

Masa peminjaman Bakayoko akan tuntas begitu musim 2018/19 berakhir. Sejauh ini, belum ada pembicaraan secara khusus dari pihak Milan dengan Chelsea terkait masa depan pemain berusia 24 tahun tersebut.

Simak pernyataan Paolo Maldini terkait masa depan Tiemoue Bakayoko di bawah ini ya Bolaneters.

Dipertahankan AC Milan

Pada awal musim, Tiemoue Bakayoko memang sulit mendapat menit bermain. Sebab, dia harus bersaing dengan Lucas Biglia dan Franck Kessie untuk mendapatkan satu tempat di lini tengah. Milan pun sempat punya keinginan melepas Bakayoko pada bursa transfer Januari 2019.

Cedera yang dialami Biglia kemudian jadi berkah terselubung untuk bagi Bakayoko. Dia mulai mendapat kepercayaan dari pelatih Gennaro Gattuso untuk bermain rutin. Dan, Milan ini berniat untuk membuat Bakayoko permanen di San Siro.

“Tiemoue Bakayoko menunjukkan karakter yang hebat. Dia tidak memulai karir di sini dengan sangat bagus dan harus beradaptasi dengan hal berbeda dari apa yang biasanya dia lakukan,” ucap Paolo Maldini pada Mediaset.

“Kami sangat senang dengannya dan kami akan berusaha keras untuk mempertahankan dia,” sambung legenda hidup AC Milan tersebut.

Baca juga : Supporter MU Menyerang Mental Messi

Belum Tentu Dibeli Permanen 

Sementara itu, Paolo Maldini masih belum bisa memastikan jalur apa yang ditempuh oleh AC Milan untuk mempertahankan Tiemoue Bakayoko. Sebab, jika ingin membelinya secara permanen, Milan juga harus berhitung dengan resiko hukuman Financial Fair Play [FFP].

“Itu akan sangat bergantung pada kasus Financial Fair Play dan posisi akhir kami di liga. Jika kami bermain untuk kualifikasi Liga Champions, akan sangat penting bagi kami berada di pasar dan juga memperdalam skuat,” tandas Maldini.

Tiemoue Bakayoko sejauh ini telah 25 kali dimainkan oleh Gennaror Gattuso di Serie A. Pemain asal Prancis itu mampu tampil bagus di posisi gelandang. Sejauh ini, eks AS Monaco juga memberikan satu gol dan satu assist untuk AC Milan di Serie A.

a tim inggris

Inggris Memiliki Cerita Manis Setelah Menang Telak

Prediksibola88dunia.com – Inggris memilki cerita menarik dari kemenangan telah dari pertandingan kemarin. Penasaran dengan cerita manis dari tim Inggris ke sayangan anda mari lihat ulasan di berikut ini. Tim nasional Inggris mencapai hasil maksimal dalam “periode pertama” klasifikasi Piala Eropa 2020. Armada Gareth Southgate memenangkan kemenangan kedua setelah menggandakan Montenegro dengan skor 5-1 di City Stadium, Podgorica, tadi malam. Hasil maksimal menjadikan Inggris sebagai pemimpin Grup A dengan 6 poin, diikuti oleh Bulgaria (2), Kosovo (1) dan Montenegro (1). Selain itu, The Three Lions menjadi salah satu tim paling produktif dengan catatan 10 gol.

Produktivitas mesin gol Timnas Inggris terjadi pada dua laga. Sebelum Montenegro, korban Raheem Sterling dkk adalah Republik Ceska. Tadi malam, mereka kembali memerlihatkan sebagai kandidat utama tim yang pertama lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Pada laga di kandang Montenegro, Inggris sempat terkejut dengan gol tuan rumah yang berasal dari aksi Marko Vesovic pada menit ke-17. Namun, Inggris bereaksi positif, dan menceploskan lima gol via Michael Keane (30′), Ross Barkley (38′, 59′), Harry Kane (71′) dan Raheem Sterling (80′).

Berikut ini beberapa catatan menarik seusai Inggris menekuk Montenegro pada ajang Kualifikasi

1. Inggris mencetak lima gol atau lebih dalam dua pertandingan beruntun, dan ini terjadi untuk kali pertama sejak November 1984.

2. Raheem Sterling berperan dalam tujuh gol dalam empat laga terakhir bersama Timnas Inggris, yakni 6 gol dan 1 assist.

3. Harry Kane mencetak 17 gol dalam 20 pertandingan di bawah asuhan Gareth Southgate.

4. Jordan Henderson merasakan pertandingan ke-50 bersama Timnas Inggris. Ia menjadi pemain ke-59 yang merasakan hal tersebut.

Baca juga : Mantan Pemain Hebat Manchester United Sekalian Barcelona

5. Ross Barkley mencetak dua gol bagi Timnas Inggris tadi malam. Statistik tersebut menyamai koleksi golnya dalam 26 pertandingan sebelumnya bersama The Three Lions.

6. Gol Ross Barkley menjadi yang pertama untuk Timnas Inggris dicetak dan diumpan oleh pemain Chelsea sejak September 2007. Kala itu, Shaun Wright-Philips menjebol jala lawan berkat umpan Joe Cole.

7. Ross Barkley mencetak gol dan assist untuk Timnas Inggris. Pencapaian tersebut menjadi yang kedua dan kali pertama sejak September 2015 kontra San Marino.

8. Ross Barkley melakukan assist dalam dua pertandingan beruntun bersama Timnas Inggris, dan itu untuk kali pertama sepanjang kariernya.

9. Callum Hudson-Odoi menjadi pemain termuda kedua Inggris yang berlaga di ajang resmi. Tadi malam, Hudson-Odoi berusia 18 tahun dan 138 hari. Ia hanya kalah dari Wayne Rooney, 17 tahun dan 160 hari, saat berhadapan denagn Turki pada April 2003.