Henrikh Mkhitaryan Absen di Final Liga Europa

Mkhitaryan, yang berasal dari Armenia, tidak akan bisa mendapatkan visa untuk masuk ke Azerbaijan. Karena kedua negara terlibat dalam konflik di wilayah tersebut dan Mkhitaryan tidak ada ketika Arsenal pergi ke Qarabag.

Final Liga Europa musim ini mempertemukan Arsenal dengan rival sekotanya, Chelsea. Pertandingan sengit tersebut digelar pada hari Kamis (30/5) pekan depan di Baku Olympic Stadium yang terletak di kota Baku, Azerbaijan. Polemik antar negara membuat pemain Arsenal, Henrikh Mkhitaryan, harus menyaksikan perjuangan rekan setimnya di final Liga Europa melalui layar kaca. Sang pelatih, Unai Emery, menerima keputusannya untuk absen di laga penting tersebut.

Laga tersebut cukup penting bagi Arsenal, berhubung inilah satu-satunya kesempatan bagi mereka untuk mengakhiri musim 2018/2019 dengan trofi di tangannya. Selain itu, trofi Liga Europa juga bisa jadi pintu Arsenal untuk berpartisipasi di Liga Champions musim depan.

Tidak hanya itu, Arsenal juga dipastikan tidak diperkuat oleh salah satu pemain bintang, Henrikh Mkhitaryan. Adanya polemik antara negara kelahirannya, Armenia, dengan Azerbaijan memaksa eks penggawa Manchester United itu tidak turut serta.

Sayangnya, pada partai sepenting itu, Arsenal tak bisa menurunkan kekuatan penuhnya. Diketahui bahwa klub berjuluk The Gunners tersebut tak bisa memainkan empat pemain yang harus mendekam di ruang perawatan akibat cedera. Tapi Emery tidak bisa berbuat apapun untuk membawa Mkhitaryan terbang bersama pemain Arsenal lainnya. Ia menganggap isu tersebut sebagai masalah personal dan bukan tanggung jawabnya untuk ikut campur.

“Ini adalah kabar buruk, tapi kami tak bisa berbuat apapun untuk isu ini,” tutur Emery seperti yang dikutip dari Metro. “Ini adalah keputusan yang sangat, sangat personal dan kami harus menghormatinya. Kami harus memahami masalah politis,” sambungnya.

Urusan politik negara ini, bisa dibilang, cukup dekat dengan Emery. Pria berumur 47 tahun tersebut lahir dan besar di Basque, sebuah wilayah di Spanyol yang sedang berjuang untuk lepas dan menjadi negara merdeka. Selain Mkhitaryan, Arsenal juga tidak akan diperkuat oleh Aaron Ramsey yang masih mengalami cedera. Posisi gelandang serang pun secara otomatis akan menjadi milik Mesut Ozil, kecuali jika Emery menemukan strategi lainnya.

“Saya berbicara dengannya. Saya datang dari negara Basque dan kami juga memiliki masalah politik di negara kami yang telah berakhir lima, enam tahun lalu,” tambahnya.

“Dan saya bisa memahami bahwa keputusan ini sangatlah personal. Saya tak bisa memaksanya untuk ikut bersama kami,” tandas mantan pelatih PSG dan Sevilla tersebut.