Candaan Sarkas Pochettino di Tanggapi Real Madrid

Seperti yang kita tahu, Spurs akan menghadapi Liverpool di final Liga Champions 2018-2019. Laga terakhir akan berlangsung di markas Atletico Madrid, stadion Wanda Metropolitano. Karena itu, untuk memfasilitasi partisipasi dalam tim di final, UEFA juga meminta tim Madrid untuk membantu mengizinkan tim Spurs untuk melatih mereka.

Candaan sarkas yang dilontarkan oleh Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, terhadap Real Madrid nyatanya berbuntut panjang. Pasalnya, pihak Madrid tidak terima dengan pernyataan Pochettino yang menyebut mereka menolak permintaan Spurs untuk tetap berada di markas latihan Los Blancos di Valdebebas.

Kendati begitu, Pochettino memiliki pemikiran bahwa akan lebih memudahkan jika ia bersama timnya tetap berada di tempat latihan Madrid dan tak berpindah tempat. Tak ayal, ia pun mencoba meminta izin kepada Presiden Madrid, Florentino Perez. Namun sayangnya, permintaan Pochettino itu ditolak.

Baca juga : Meskipun Messi Kecewa Dengan Barcelona, Ia Akan Tetap Setia Pada Barcelona

Penolakan tersebut pun dibeberkan Pochettino kepada awak media. Sebagai pemanis, Pochettino menambahkan candaaan dengan menyebut penolakan tersebut terjadi karena sang manajer bukanlah bagian dari tim Madrid. Sayangnya, pihak Madrid tidak senang dengan candaan Pochettino tersebut dan memberikan balasan.

“Semua permintaan yang diajukan ke Real Madrid hanya merujuk dan secara eksklusif pada penggunaan kamp pelatihan di Ciudad Real Madrid dan ruang ganti. Dan semuanya telah dikabulkan oleh klub kami,” tulis pernyataan pihak Madrid, dilansir dari Sky Sports, Sabtu (25/5/2019).

“Real Madrid CF juga ingin menekankan bahwa akomodasi tim finalis Liga Champions ditugaskan oleh UEFA mengikuti kriteria organisasi dan keamanan. Dan bahwa klub kami tidak pernah diminta agar tim-tim ini dapat ditampung di fasilitas Ciudad Real Madrid,” lanjutnya.

Pochettino merasa yakin bahwa apabila mereka terus melanjutkan proyek yang sudah mereka terapkan dalam beberapa tahun terakhir terkait rekrutmen pemain-pemain muda berkualitas dari berbagai negara, klub London Utara itu dapat bersaing dengan berbagai klub papan atas lainnya di Eropa.